Pelabuhan Tanjung Priok

Terletak di Jakarta Utara, Pelabuhan Tanjung Priok merupakan pelabuhan dan tersibuk di Indonesia. Pelabuhan ini menangani lebih dari 30% komoditi Non Migas Indonesia, disamping itu 50% dari seluruh arus barang yang keluar / masuk Indonesia melewati pelabuhan ini. Karenanya Tanjung Priok merupakan barometer perekonomian Indonesia.

Fasilitas intermoda yang lengkap di pelabuhan ini mampu menghubungkan Tanjung Priok dengan seluruh kota di Indonesia. Dengan Teknologi dan fasilitas modern, Tanjung Priok telah mampu melayani kapal-kapal generasi mutakhir yang secara langsung menuju ke berbagai pusat perdagangan internesional (direct call).

Pelabuhan Teluk Bayur, Sumatera Barat

Kota Padang merupakan ibu Kota Provinsi Sumatera Barat. Kota Padang menjadi pintu gerbang barat Indonesia dari wilayah Samudra Hindia. Luas wilayah kota Padang sebesar 694,96 Km², dengan kondisi geografis berbatasan dengan laut dan dikelilingi perbukitan dengan tinggi mencapai 1.853 mdpl. 

Kota Padang memiliki jumlah populasi sebesar 902.413 jiwa. Kota Padang menjadi kota inti dari pengembangan wilayah Metropolitan Palapa.

Pelabuhan Pontianak

Sebagai pintu gerbang atau gapura, pelabuhan berfungsi sebagai pintu masuk kesuatu negara. Warga dan barang dari negara lain yang memiliki pertalian ekonomi masuk ke suatu negara melalui pelabuhan. Oleh karena itu, citra suatu negara juga ditentukan oleh kondisi pelabuhan lautnya. Kebersihan dan pelayanan di pelabuhan mencerminkan kondisi negara bersangkutan. Terutama sebagai mata rantai transportasi,pelabuhan berkaitan langsung dengan pertumbuhan ekonomi. 

Mengenal Surat-surat Muatan Kapal (Documents of Cargo)

Proses Bongkar Muat
Surat-surat yang berkaitan dengan penanganan dan pengaturan muata antara lain adalah :

Shipping Instruction / Shipping Order
Surat yang dibuat oleh shipper yang ditunjukan kepada carrier kapal untuk menerima dan memuat muatan yang tertera dalam surat tersebut. Isi dalam shipping order antara lain berisi nama shipper, nama consignee di pelabuhan bongkar, notifiy adress, pelabuhan muat, pelabuhan tujuan, nama dan jenis barang, jumlah berat dan volume, shipping mark, total nett wight, total gross weight, total measurement, freight and charge, BIL, date, commercial invoice dan nomor L/C.

Istilah-Istilah dalam Kegiatan Bongkar Muat

Kegiatan Muat Barang
PBM adalah Perusahaan Bongkar Muat

Usaha bongkar muat barang adalah kegiatan usaha yang bergerak dalam bidang bongkar muat barang dari dan ke kapal di pelabuhan.

Ruang Lingkup Pekerjaan Bongkar Muat:

Pelabuhan Panjang Lampung

Pada abad ke-17, Pemerintah Hindia Belanda membangun Cabang Pelabuhan Panjang dengan dermaga sepanjang 200 meter, menggunakan konstruksi caisson dengan kedalaman -7 m.LWS beserta satu unit gudang seluas 1.000. 

Pelabuhan Panjang kemudian berkembang menjadi pelabuhan besar di Pulau Sumatera dan berperan sebagai urat nadi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung hingga saat ini.

Pelabuhan Boom Baru Palembang

Pelabuhan Palembang atau dikenal sebagai Boom Baru dibangun Pemerintahan Kolonial Belanda menggantikan Pelabuhan Sungai Rendang pada tahun 1924. 

Pelabuhan ini terletak di antara dua muara anak sungai Musi, yaitu sungai Lawang Kidul dan sungai Belabak. Pada masa itu, Boom Baru memiliki dermaga dengan panjang sekitar 250 meter. Selain dermaga, di tempat ini juga terdapat Kantor atau Bea Cukai yang posisinya terapung

Pelabuhan Ciwandan Banten

Pelabuhan Ciwandan Banten
Pelabuhan Banten memiliki potensi berkembang pesat karena ditopang daerah industri yang tumbuh pesat, seperti industri pengolahan logam, mesin, kimia, dan minyak kelapa sawit.

Pelabuhan Banten memiliki 3 (tiga) terminal batu bara dan dermaga multipurpose yang dilengkapi dengan peralatan bongkar muat peti kemas. aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Banten didominasi pelayanan cargo curah cair dan curah kering.

Pelabuhan Umum Ciwandan Banten secara adminisratif terletak di kecamatan Ciwandan Kotamadya Cilegon dengan jarak sekitar 11 km dari kota Cilegon-Anyer, mempunyai hubungan akses jalan darat melalui jalan tol jakarta-merak dan berhubungan dengan jalur penyebrangan Merak-Bakauheni/Lampung yang mudah dijangkau baik itu melalui pintu tol Cilegon Barat atau melalui pintu tol Cilegon timur yang dihubungkan dengan jalan lingkar selatan langsung ke Pelabuhan Umum Ciwandan.

Pelabuhan Cirebon

Pelabuhan Cirebon merupakan pintu gerbang kegiatan usaha bagi hinterland yang luas, yaitu Provinsi Jawa Barat dan sebagian Provinsi Jawa Tengah. 

Terletak di lintasan jalur jalan raya dan rel kereta api ke seluruh kota di Pulau Jawa merupakan keuntungan utama pelabuhan ini. Pada 1865, pemerintahan kolonial Belanda membangun Pelabuhan Cirebon di Kota Cirebon Jawa Barat. 

Pelabuhan Pulau Baai Bangkulu

Bengkulu yang dahulu disebut Bencoolen merupakan kota pelabuhan tua Bencoolen yang dijadikan kota pendudukan dan perdagangan oleh inggris pada abad ke 18 dan 19. 

Pelabuhan Bangkulu (pulau baai) berada sekitar 20 km dari pusat kota Bengkulu dan memiliki hinterlan yang cukup luas dengan potensi pertambangan, perkebunan dan kehutanan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan agrobisnis, pertambangan dan industri.

Pelabuhan Jambi Talang Duku

Pelabuhan Jambi awalnya terletak di kota Jambi (Boom Batu) dan mulai tahun 1996 dipindahkan ke Talang Duku, di hilir Sungai Batanghari, 10 kilometer dari kota Jambi. Sebagian besar kegiatan di  Pelabuhan Jambi, adalah melayani bongkar muat barang curah, baik curah cair maupun curah kering.

Hinterland Pelabuhan Jambi menghasilkan karet, kayu lapis, dan moulding, yang merupakan komoditi ekspor ke Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Jepang dan Korea. Pelabuhan lain dalam lingkungan Pelabuhan Jambi adalah Pelabuhan Kuala Tungkal dan Pelabuhan Muara Sabak. 

Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan pelabuhan di Teluk Jakarta yang menjadi persinggahan pelayaran antar bangsa semasa Pemerintahan Portugis sejak 1527.

Pelabuhan Sunda Kelapa mulai dikenal pada abad ke-12 sebagai pelabuhan yang disinggahi oleh kapal-kapal dari Tiongkok, Jepang, India Selatan dan Timur Tengah yang membawa porselen, kopi, kain sutra, dan sebagainya untuk ditukar dengan rempah-rempah dan hasil perkebunan lainnya. 

Pelabuhan Sunda Kelapa kini merupakan pelabuhan bongkar muat barang dan peti kemas.

Pengertian Terminal Khusus

Dalam UU lama tentang Pelayaran, istilah Terminal Khusus adalah Pelabuhan Khusus (PELSUS). Setelah berlakunya UU No. 17 Tahun 2008, maka istilah Pelabuhan Khusus berubah menjadi Terminal Khusus.

Terminal Khusus (Tersus) adalah terminal yang terletak DILUAR Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan Pelabuhan (DLKp), yang merupakan bagian dari pelabuhan terdekat untuk melayani kepentingan sendiri sesuai dengan usaha pokoknya.

Pelabuhan Pangkal Balam, Bangka Belitung

Pelabuhan Pangkal Balam terletak di Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Pelabuhan Pangkal Balam dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti dermaga sepanjang 787 m, fasilitas penumpukan, terminal penumpang, serta lapangan parkir. Pelabuhan Pangkal Balam melayani angkutan barang ekspor impor, perdagangan antar pulau dan angkutan penumpang dengan tujuan Jakarta dengan kapal Feri/Ro-Ro dan tujuan Tanjung Pandan dengan jetfoil/kapal cepat. 

Pelabuhan Tanjung Pandan, Bangka Belitung

Pelabuhan Tanjung Pandan berada di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Sejak 11 Juni 2011, Cabang Pelabuhan Tanjung Pandan memiliki terminal penumpang yang dikenal dengan Pelabuhan Laskar Pelangi untuk mendukung kemajuan pariwisata di Pulau Belitung. Untuk mendukung kemajuan pariwisata tersebut, Pelabuhan Tanjung Pandan telah direnovasi menjadi terminal modern berkapasitas 200 penumpang yang dilengkapi ruang VIP dan pertokoan.